Rabu, 16 April 2014

Tip Mempersiapkan Pernikahan Sambil Bekerja

Persiapan Pernikahan - Tip Mempersiapkan Pernikahan Sambil Bekerja

Mempersiapkan acara pernikahan sambil tetap beraktivitas di kantor atau bekerja seperti biasanya meman memerlukan kecerdikan khusus. Dalam hal ini, bukan berarti mengajari para calon pengantin untuk berbuat curang atau tak profesional. Tapi sebaliknya, tulisan ini dimaksudkan agar kinerja kerja seseorang akan tetap dipandang baik walaupun sedang dikejar-kejar urusan pernikahan.
Sepertinya mempersiapkan pernikahan sambil kerja di kantor ini hal yang mustahil. Mungkinkah menjalankan aktivitas kantor sekaligus mempersiapkan pernikahan? Anggap saja momen ini sebagai tantangan baru yang harus dihadapi. Berikut ini kunci keberhasilan dalam mempersiapkan pernikahan sambil tetap bekerja di tempat kerja.

1. Merencanakan Pesta Pernikahan yang Sederhana

Semakin sederhana dan apa adanya, maka akan semakin sedikit yang akan diurus sekaligus semakin sedikit juga perhatian dan energi untuk mewujudkan itu semua. Bukan hal yang dilarang jika wanita karier mewujudkan pernikahan impiannya yang cukup megah seperti royal wedding. Jika mampu mengurus berbagai jenis persiapan dengan cara mendelegasikan sejumlah tugas Anda pada orang lain, tentu tak akan jadi masalah.
Namun, jika pekerjaan di tempat kerja sedang mengalami masalah kritis atau mungkin baru saja masuk kerja di tempat yang baru, sebaiknya Anda lebih menyederhanakan pesta perkawinan yang akan digelar. Hal yang lebih penting dari pesta pernikahan adalah kehidupan rumah tangga setelah pesta pernikahan itu usai. Jadi, buatlah pesta pernikahan sesederhana mungkin dan persiapan kehidupan rumah tangga Anda semewah mungkin.

2. Komunikasikan dengan Atasan

Beri tahu dan informasikan atasan di kantor tentang rencana Anda untuk menikah. Informasikan bahwa akan banyak yang dipersiapkan untuk pernikahan saat Anda bekerja. Untuk waktu kerja di kantor yang terpakai mengurusi persiapan perkawinan, mintalah izin kepada atasan untuk menggantinya, baik itu dengan lembur, pulang lebih lambat, atau kerja di akhir pekan.
Selain persiapan untuk pernikahan, informasikan pula tentang rencana bulan madu yang pasti akan menghabiskan waktu beberapa hari. Itu artinya, meminta izin untuk mengambil cuti bulan madu selama beberapa hari. Ingat, bijaksanalah bersikap dengan apa yang diminta.

3. Pengaturan yang Lebih Baik

Pengaturan yang lebih baik merupakan salah satu cara sukses menyatukan pekerjaan dengan rencana perkawinan. Bila sudah terbiasa bekerja dengan pengaturan serta pengorganisasian diri yang bagus, tentu mengatur perkawinan tak akan mengganggu pekerjaan di kantor. Pekerjaan Anda pun tak akan mungkin terbengkalai.
Catatlah detail tanggal serta waktu yang berkaitan dengan acara pernikahan Anda. Bila perlu, buat sebuah folder di komputer atau laptop yang berisi curahan pikiran atau curahan hati saat mempersiapkan pernikahan tersebut.

4. Pekerjaan Tetap Jadi Prioritas Utama

Konsep perkawinan seperti apa yang akan dipilih dan katering mana yang menawarkan makanan paling cocok dengan bujet? Pertimbangan-pertimbangan tersebut pasti akan menghantui pikiran saat berada di kantor, temasuk saat rapat dengan atasan. Pekerjaan dan rencana pernikahan adalah dua hal yang sama-sama penting untuk dipikirkan.
Agar tidak terus larut dalam kebingungan tersebut, tetapkanlah proritas dan untuk saat ini, pekerjaan merupakan prioritas utama. Tak ada salahnya memperlihatkan rasa hormat pada pekerjaan serta prestasi karier yang selama ini telah diraih dengan susah payah. Jangan pernah ragu untuk menjadwal ulang dengan para vendor bila pekerjaan di kantor mengharuskan Anda bekerja lebih lama di sana dan bertabrakan dengan janji bertemu sejumlah vendor.

5. Mengatur Emosi

Mungkins saja ada masalah tentang persiapan pernikahan yang tak berkenan di hati. Ingat, jangan salah sasaran saat melampiaskan kekesalan tersebut. Dalam hal ini, rekan kerja bukanlah sasaran tepat. Jadi, sebaiknya meninggalkan sejenak urusan pernikahan di rumah dan perlihatkan suasana hati gembira di kantor.
Itulah ulasan seputar persiapan pernikahan. Selamat menikah!



Persiapan Pernikahan

CINCIN KAWIN

Cincin Pernikahan

CINCIN KAWIN

Persiapan Sebuah Pernikahan

Bagi Anda yang telah siap menikah, memikirkan persiapan pernikahan adalah hal yang wajib dilakukan.
Ya, mempersiapkan pernikahan itu memang cukup menguras pikiran, waktu, dan yang pasti keuangan Anda.
Mental pun harus juga dipersiapkan matang-matang.

Persiapan Pernikahan

Pertama - Jangan Sering Bertemu

Kedua - Pasrahkan Kepada Ahlinya

Ketiga - Bulan Madu

Keempat - Dana Resepsi

Kelima - Tamu Undangan

Keenam - Mas Kawin

Ketujuh - Tempat Tinggal Setelah Menikah

TIPS DAN TRIK MEMESAN CINCIN KAWIN

CINCIN KAWIN






TIPS DAN TRIK MEMESAN CINCIN KAWIN ONLINE
Bahan Cincin Kawin yang aman di pakai untuk laki-laki
1. Bahan platina bahan platina sangat aman untuk di pakai laki-laki karna bahan tersebut tidak mempunyai unsur / kandungan emas di dalamnya, dan bahan tersebut juga sangat bagus untuk di pakai dalam jangka waktu lama dan lebih tahan korosi , disamping tahan korosi bahan dan harga logamnya cukup lumayan mahal di banding harga emas. kalau d jual lagi pasti harganya anjlok hampir separuh dari harga awal waktu kita membelinya. kalau untuk cincin kawin cukup bagus dan tidak mungkin untuk di jual lagi.......
2. Bahan Palladium Bahan palladium juga aman untuk di pakai laki-laki bahan tidak mengandung unsur emas biasanya orang menawarkan bahan palladium untuk pembuatan cincin kawin berkadar kurang lebih 50% dan dan sinsanya perak, kenapa demikian ? karna bahan palladium kalau kadarnya terlalu tinggi warnanya menjadi biru kehitam-hitaman . untuk kuwalitas hampir sama dengan emas putih hanya harganya saja yang tidak sama .
3. Bahan Perak Bahan perak sama amannya seperti kedualogam diatas , anjuran saya bila menggunakan bahan Perak untuk cincin kawin gunakan bahan perak murni supaya di gunakan pada jangka lama bahan tersebut tidak berubah warna menjadi hitam . dan pada waktu pelapisan/croom gunakan bahan rodium jangan menggunaka pernikel/nekel meskipun nekel lebih kuat tapi kurang baik untuk kesehatan apabila di pakai pada jangka lama.... .